BAZNAS Enrekang Silaturahmi dengan Dikbud, Dorong ASN Salurkan ZIS melalui BAZNAS - Warta Global Sulsel

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

BAZNAS Enrekang Silaturahmi dengan Dikbud, Dorong ASN Salurkan ZIS melalui BAZNAS

Friday, August 28, 2026


Enrekang, Warta Global.id — Lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang melakukan silaturahmi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Enrekang, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris BAZNAS Enrekang dan diterima langsung oleh Kepala Dikbud Enrekang, Erik, bersama Sekretaris Dinas serta sejumlah pengawas sekolah.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dikbud itu membahas upaya mendorong para guru dan pegawai di lingkungan Dikbud untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Enrekang.

Wakil Ketua II BAZNAS Enrekang Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Arsil Bagenda, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendekatan dan sosialisasi agar para ASN kembali mempercayakan penyaluran ZIS melalui BAZNAS.

Menurutnya, sektor pendidikan menjadi salah satu potensi besar dalam pengumpulan ZIS karena jumlah ASN di lingkup Dikbud cukup besar. Sosialisasi nantinya akan dilakukan hingga tingkat Koordinator Wilayah (Korwil).

Salah satu materi yang akan disampaikan adalah terkait Surat Edaran Bupati Enrekang tentang ZIS, sehingga para guru dan pegawai dapat memahami ketentuan serta tujuan dari kebijakan tersebut.

“Ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pengumpulan ZIS agar dapat dimanfaatkan dan membantu masyarakat sesuai dengan syariat Islam, khususnya kepada delapan asnaf,” ujar Arsil.

Sementara itu, Kepala Dikbud Enrekang, Erik, menyatakan dukungannya terhadap upaya BAZNAS dalam meningkatkan pengelolaan zakat di Kabupaten Enrekang.

Namun, ia menekankan pentingnya transparansi dalam penerimaan dan penggunaan dana ZIS, termasuk memperhatikan usulan dan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.

Erik juga mempersilakan BAZNAS melakukan sosialisasi langsung kepada ASN di lingkungan Dikbud. Terkait mekanisme pemotongan, menurutnya perlu melihat terlebih dahulu kewajiban zakat masing-masing ASN.

Diketahui, jumlah ASN di lingkup Dikbud Enrekang cukup besar, terdiri dari 3.258 guru, 311 kepala sekolah, dan 100 tenaga kependidikan.

Dengan potensi tersebut, BAZNAS Enrekang berharap sinergi dengan Dikbud dapat memperkuat pengumpulan dan pendayagunaan ZIS untuk membantu masyarakat yang berhak menerima sesuai ketentuan syariat.

KALI DIBACA

No comments:

Post a Comment