
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Poros Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Bamba Puag, Desa Mendatte, Kecamatan Anggeraja. Kendaraan jenis sedan berwarna putih dengan nomor polisi DP 1295 AM dilaporkan masuk ke jurang sedalam kurang lebih 200 meter.
Mobil tersebut diketahui ditumpangi oleh satu keluarga yang tengah melakukan perjalanan dari Lamasi, Kabupaten Luwu, menuju Mamasa, Sulawesi Barat.
Mereka adalah Very Sakaria (45) bersama istrinya, Diniati Kadang Layuk (34), serta dua anaknya, Siska (5) dan Dapin (1).
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Enrekang, AKP Muh. Ali, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi saat rombongan keluarga itu dalam perjalanan lintas daerah.
“Satu keluarga ini dari Lamasi, Luwu, mereka hendak menuju Mamasa. Namun di tengah perjalanan mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Mendatte, Enrekang,” ujar Muh. Ali saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, Diniati Kadang Layuk (34) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, suaminya, Very, bersama dua anaknya selamat meski mengalami luka-luka.
“Istri pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi dan kedua anaknya selamat dan telah dievakuasi oleh petugas bersama warga,” tambahnya.
Saat ini, korban selamat telah mendapatkan penanganan medis dan telah dievakuasi menuju Toraja. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Pengendara yang melintas di jalur tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi jalan di kawasan Bambapuang dikenal rawan kecelakaan dengan medan yang cukup ekstrem.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment