Enrekang,Warta Global.id — Kerusakan parah pada jalan poros Desa Ledan akhirnya mendapat penanganan sementara melalui aksi gotong royong yang digelar hari ini oleh Koramil 1419-03 Baraka bersama Pemerintah Desa Ledan dan masyarakat setempat, Senin (13/4/2026).
Sejak pagi, warga bersama anggota TNI terlihat bahu-membahu membersihkan material sisa longsor, menimbun jalan berlubang, serta memperbaiki saluran drainase di sepanjang badan jalan. Perbaikan ini dilakukan agar air tidak lagi menggenangi jalan saat hujan turun.
Selain itu, gorong-gorong yang sebelumnya tersumbat dan kerap menjadi penyebab genangan air kini telah berhasil dibersihkan dan diperbaiki, sehingga aliran air kembali lancar.
Kepala Desa Ledan, Asridi, mengaku bersyukur atas keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai gotong royong ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap kondisi desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari anggota TNI dan partisipasi masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kita semua punya kepedulian yang sama untuk memperbaiki kondisi Desa Ledan, khususnya infrastruktur jalan,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyebut perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara. Menurutnya, penanganan ideal perlu dilakukan melalui pengecoran beton agar jalan lebih tahan lama.
“Harapan kami, ke depan ada program khusus yang bisa masuk ke Desa Ledan. Apalagi ada program TMMD dari Koramil 1419 Enrekang, semoga desa kami bisa menjadi salah satu prioritas, mengingat kondisi jalan di sini cukup parah,” tambahnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Ledan, Serma Deri Mansyah, mengatakan kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dirasakan masyarakat.
“Kondisi jalan ini memang sudah lama memprihatinkan. Kegiatan ini juga sudah kami rencanakan sebelumnya, hanya saja baru hari ini bisa terlaksana karena adanya tugas lain,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.
“Jalan ini menjadi akses utama warga untuk membawa hasil pertanian, sekaligus jalur yang digunakan anak-anak untuk pergi ke sekolah,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan gotong royong ini tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan desa.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment