
Enrekang, Warta Global.id – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Kabupaten Enrekang bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Enrekang resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (5/11/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Disdalduk-KB Enrekang, Dr. Nurjannah Mandeha, SKM., M.Si., didampingi Sekretaris Disdalduk-KB, Syahril Pawakkari, SKM., M.Adm.Kes., serta Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana, Wahyuni Masnur, SKM.
Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Enrekang, Prof. (HC) Dr. H. Jamaruddin, S.Ag., M.Ag., bersama Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammad Askar, S.Ag., MM., dan Kasubbag TU, H. Muhammad Basir, S.Ag., MM.
Kerja sama tersebut berfokus pada penguatan dan pembinaan calon pengantin (catin), ketahanan keluarga, serta peningkatan peran ayah melalui pemanfaatan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
Melalui PKS ini, kedua instansi berkomitmen membangun keluarga berkualitas, mempersiapkan generasi yang sehat dan unggul, serta mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui upaya pencegahan sejak dini.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan penggunaan aplikasi ELSIMIL yang terintegrasi dengan layanan Kantor Urusan Agama (KUA). Melalui program ini, calon pengantin akan mendapatkan edukasi mengenai kesiapan psikologis, manajemen rumah tangga, serta perencanaan kehamilan yang sehat dan ideal.
Selain itu, penguatan GATI diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, memperkuat peran ayah dalam keluarga, serta mendukung pembentukan karakter anak sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, Kemenag melalui KUA dan penyuluh agama berperan memberikan bimbingan perkawinan serta edukasi keagamaan kepada calon pengantin dan masyarakat. Sementara Disdalduk-KB menyediakan dukungan data dan sistem skrining melalui ELSIMIL serta pembinaan ketahanan keluarga melalui penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan keluarga di Kabupaten Enrekang sekaligus mendukung terwujudnya generasi masa depan yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.
KALI DIBACA


No comments:
Post a Comment