Enrekang, WartaGlobal.id – Upaya swadaya masyarakat dalam memperbaiki infrastruktur terus bergulir. Salah satunya dilakukan oleh Hamza Dago, warga Desa Baringin, Kecamatan Maiwa, yang menginisiasi open donasi untuk perbaikan jalan di Lacobo.
Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Bungin–Maiwa, sekaligus menjadi jalur penghubung Kabupaten Enrekang dengan Sidrap.
Hamza Dago menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, yang telah memberikan sumbangan pribadi untuk mendukung perbaikan jalan tersebut.
“Donasi dari masyarakat sangat beragam, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp10 juta. Kami sangat bersyukur atas bantuan pribadi Bapak Bupati sebesar Rp2 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi WartaGlobal, Rabu (29/4/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini total donasi yang terkumpul telah mencapai Rp90.627.896. Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” tambahnya.
Ke depan, masyarakat berharap agar jalan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah sehingga perbaikannya bisa dilakukan secara lebih maksimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Enrekang, Muhammad Yusuf Ritangnga, menjelaskan bahwa dirinya memberikan bantuan secara pribadi setelah menerima informasi terkait open donasi tersebut.
“Beberapa waktu lalu saya menerima informasi mengenai open donasi untuk gotong royong perbaikan jalan. Karena itu, saya menyumbang secara pribadi, setidaknya untuk kebutuhan konsumsi para pekerja,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan anggaran daerah tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui sejumlah tahapan, mulai dari perencanaan, penetapan APBD, hingga pelaksanaan.
“Pemerintah daerah harus mengikuti prosedur. Tidak serta-merta setiap permintaan bisa langsung direalisasikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kondisi keuangan Kabupaten Enrekang saat ini masih berada dalam tekanan fiskal yang cukup berat, sehingga diperlukan pengelolaan anggaran yang cermat dan bertahap dalam pembangunan infrastruktur.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment