Enrekang,Warta Global.id — Seorang mahasiswa asal Enrekang yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam Massenrempulu (Mapasse), Nur Rahmat Bahruddin Upa, berhasil mengibarkan bendera Mapasse di Pegunungan Himalaya.
Pemuda yang akrab disapa Hammer itu mencapai ketinggian sekitar 4.130 meter di atas permukaan laut (MDPL). Ia memulai ekspedisi ke kawasan pegunungan tertinggi di dunia tersebut sejak 14 April 2026.
Hammer mengaku tidak pernah membayangkan bisa menginjakkan kaki di Himalaya. “Tidak bisa saya bayangkan bisa sampai ke tempat yang dulu bahkan dibayangkan saja tidak berani,” ujarnya, Senin (20/4/2026) malam.
Ia menjelaskan, keputusannya menuju Annapurna bukan semata karena merasa kuat, melainkan untuk menguji batas kemampuannya di alam bebas. Menurutnya, perjalanan tersebut penuh tantangan, mulai dari suhu dingin, kadar oksigen yang tipis, hingga kondisi alam yang tidak bersahabat.
“Perjalanan ini tidak mudah. Tapi di situlah letak nilainya,” katanya.
Meski demikian, Hammer menegaskan tidak membawa ambisi besar selain kembali dengan selamat ke kampung halamannya di Enrekang, sekaligus membawa pelajaran berharga dari perjalanan tersebut.
“Semoga perjalanan ini bisa menunjukkan bahwa kita tidak harus menunggu siap untuk melangkah. Justru di perjalanan kita belajar menjadi siap,” tutupnya.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment