Enrekang,Warta Global.id — Terkait viralnya video yang menyebut kue dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Alla diduga berjamur, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kambiolangi memberikan klarifikasi.
Ahli Gizi SPPG Kambiolangi, Dhea Amelia Oktavia, menjelaskan bahwa kue yang dibagikan tersebut bukan berjamur, melainkan mengalami perubahan warna yang berasal dari bahan dasar ubi ungu.
Menurutnya, ubi ungu mengandung pigmen alami bernama anthocyanin yang sangat sensitif terhadap perubahan tingkat keasaman (pH) saat proses pengolahan.
“Pigmen anthocyanin pada ubi ungu bisa berubah warna tergantung kondisi pH saat dimasak. Jika lingkungannya asam, warnanya tetap ungu atau kemerahan. Namun jika cenderung basa atau alkali, warnanya dapat berubah menjadi hijau atau kebiruan,” jelas Dhea.
Perubahan warna tersebut bisa menimbulkan bercak yang sekilas terlihat seperti jamur, padahal merupakan reaksi kimia alami dari pigmen ubi ungu saat proses pemasakan.
Dhea juga mengimbau pemilik video yang telah memviralkan dugaan kue berjamur tersebut agar datang langsung ke SPPG Kambiolangi untuk mendapatkan penjelasan dan edukasi terkait proses pengolahan makanan serta penyebab munculnya bercak yang dianggap jamur.
Ia menegaskan bahwa makanan yang dibagikan dalam program MBG dipastikan aman dan layak untuk dikonsumsi.
“Kami pastikan menu MBG yang dibagikan kepada penerima manfaat telah melalui proses pengolahan yang baik dan sangat layak untuk dikonsumsi,” tegasnya.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment