Enrekang, Warta Global.id — Kegiatan Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran digelar secara serentak di sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Di Kabupaten Enrekang, kegiatan tersebut dipusatkan di SDN 41 Enrekang dan SDN 172 Enrekang.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, S.IP., MM, serta dihadiri perwakilan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulawesi Selatan. Adapun fasilitator kegiatan yakni Ilyas Ismail dan Nasruddin yang memberikan pendampingan serta materi penguatan terkait pembelajaran digital kepada para peserta.
Ketua panitia, Dr. Fitriani Sulaiman, M.Pd, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang dibagi dalam dua kelas, yaitu kelas A dan kelas B. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting untuk mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran, termasuk pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) secara optimal dalam proses belajar mengajar di kelas.
Menurut Fitriani, kegiatan ini memberikan kemudahan bagi para guru di daerah. Pasalnya, selama ini guru harus pergi ke Makassar untuk mengikuti pelatihan serupa.
“Biasanya guru harus ke Makassar untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Sekarang justru pihak BBPMP yang turun langsung ke Enrekang. Bahkan ini sudah ketiga kalinya BBPMP datang melakukan pendampingan di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang, Erik, menegaskan bahwa tantangan guru di era digital semakin besar sehingga kemampuan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran menjadi hal yang wajib dikuasai.
Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi bagi peserta didik.
“Peran guru kini bergeser menjadi fasilitator pembelajaran sekaligus penyaring informasi bagi peserta didik,” katanya.
Erik juga berharap para peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan serius serta dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada guru lain di Kabupaten Enrekang.
“Di Enrekang ada sekitar 4.000 guru. Kita berharap semuanya bisa melek teknologi dan mampu mengembangkan digitalisasi pembelajaran di sekolah masing-masing,” pungkasnya.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment