Wagub Sulsel Luncurkan GENTING dan Gerakan Makan Telur di Enrekang - Warta Global Sulsel

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Wagub Sulsel Luncurkan GENTING dan Gerakan Makan Telur di Enrekang

Thursday, December 18, 2025


Enrekang, Warta Global.id - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Enrekang, Rabu (17/12/2025). Kunjungan ini dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Makan Telur sebagai upaya memperkuat intervensi terpadu penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman bibit bawang bersama para petani dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Enrekang di Kelurahan Lakawan, Kecamatan Anggeraja. Kegiatan ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyerahkan bantuan pertanian berupa 150 bibit alpukat dan 150 bibit durian kepada Kelompok Tani Ruppape Desa Tuntung, Kecamatan Maiwa, serta Kelompok Tani Paraja. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian yang berkelanjutan.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Sulsel mengunjungi UPT Puskesmas Anggeraja di Jalan Atalanta, Kabupaten Enrekang. Kehadiran Fatmawati Rusdi disambut hangat oleh para orang tua balita yang masuk dalam zona stunting. Dalam suasana penuh empati, ia menyapa anak-anak satu per satu serta memberikan motivasi dan semangat kepada para orang tua.

Agenda utama kunjungan ditandai dengan peluncuran GENTING dan Gerakan Makan Telur di Puskesmas Anggeraja, yang turut dihadiri Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga. Pada momen tersebut, diserahkan sejumlah bantuan, di antaranya vitamin Taburia untuk 200 anak stunting dari Pemerintah Kabupaten Enrekang, paket stunting untuk 200 anak stunting dari Ibu Wakil Gubernur Sulsel yang terdiri atas susu, telur, vitamin, dan biskuit, serta bantuan Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan (OPLP) kepada dua kelompok penerima.

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan kolaboratif dan berkelanjutan.

“Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, hingga masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Enrekang tercatat mencapai 34,3 persen dan menempati peringkat kedua tertinggi di Sulawesi Selatan. Karena itu, Fatmawati mendorong pemanfaatan optimal bantuan intervensi stunting senilai lebih dari Rp1 miliar, disertai penguatan edukasi kepada masyarakat terkait faktor penyebab stunting, termasuk penggunaan gawai pada anak usia di bawah dua tahun serta praktik pernikahan dini.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menggalakkan gerakan kebersihan lingkungan, termasuk program Jumat Bersih, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting berbasis lingkungan.

“Hari ini kita meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Saya mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi, satu ASN mengasuh satu anak stunting. Kita berharap angka stunting di Enrekang dapat terus menurun,” tegasnya.

Peluncuran GENTING dan Gerakan Makan Telur untuk Generasi Sehat dan Sejahtera ditandai dengan pembagian telur kepada 200 balita stunting yang berasal dari 16 desa di Kabupaten Enrekang.

Sementara itu, Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Gubernur Sulsel beserta dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menyebutkan bantuan keuangan sebesar Rp15 miliar yang diterima pada akhir tahun sebelumnya telah dimanfaatkan untuk sektor-sektor strategis dan prioritas. Selain itu, bantuan Rp500 juta untuk pelatihan UMKM juga telah direalisasikan.

Terkait stunting, Bupati Enrekang mengakui daerahnya masih berada pada peringkat kedua tertinggi di Sulawesi Selatan. Ia berharap melalui kolaborasi lintas sektor, angka stunting di Enrekang dapat ditekan secara signifikan.

Usai kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Sulsel meninjau pelatihan Deppa Te’tekan di Gedung Serbaguna Sipakario, Desa Mampu, Kecamatan Anggeraja. Pada kesempatan itu, Fatmawati Rusdi menyerahkan bantuan peralatan kewirausahaan secara simbolis kepada peserta pelatihan.

Ia mendorong agar Deppa Te’tekan dikembangkan menjadi salah satu ikon kuliner khas Enrekang serta mengapresiasi peran para ibu dan dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan wadah pelatihan dan memperluas akses pemasaran produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

KALI DIBACA

No comments:

Post a Comment

Pendaftaran Jurnalis