Enrekang, WartaGlobal.id – Anggota DPR RI Komisi X, Muslimin Bando, kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar di daerah pemilihannya.
Program PIP yang diperjuangkan Muslimin Bando menjangkau sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, yakni Enrekang, Sidrap, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur pada tahun 2026.
Khusus di Kabupaten Enrekang, sebanyak 20.291 siswa tercatat sebagai penerima PIP aspirasi Muslimin Bando. Para penerima tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD sederajat, SMP sederajat, hingga SMA sederajat.
Muslimin Bando menjelaskan bahwa PIP merupakan salah satu program unggulan pemerintah di bidang pendidikan yang setiap tahun dianggarkan dan disalurkan untuk membantu kebutuhan belajar peserta didik.
Menurutnya, Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali mengalokasikan anggaran PIP pada tahun 2026. Meski jumlah penerima disesuaikan dengan kondisi fiskal nasional, pemerintah tetap berkomitmen memastikan bantuan pendidikan dapat menjangkau siswa yang benar-benar membutuhkan.
“Bantuan PIP diperuntukkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekolah siswa, seperti pembelian tas, seragam, sepatu, buku, dan perlengkapan pendidikan lainnya. Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan tidak ada anak Indonesia yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi,” ujar Muslimin Bando.
Sementara itu, salah seorang orang tua penerima manfaat PIP, Rasmi, yang ditemui di BRI Unit Enrekang saat mendampingi putranya melakukan pencairan bantuan, mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Muslimin Bando yang dinilainya konsisten memperjuangkan bantuan pendidikan bagi para siswa.
“Alhamdulillah, anak saya sudah tiga kali menerima bantuan PIP. Bantuan ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Terima kasih kepada Bapak Muslimin Bando yang telah memperjuangkan program ini,” ungkap Rasmi, Jumat (12/6/2026).
Program Indonesia Pintar diharapkan terus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan serta mendukung keberlangsungan belajar siswa, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar dapat menempuh pendidikan dengan lebih baik dan berkelanjutan.
KALI DIBACA



No comments:
Post a Comment