Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM - Warta Global Sulsel

Mobile Menu

Top Ads

Whatshop - Tema WhatsApp Toko Online Store Blogger Template

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Berita Update Terbaru

logoblog

Puluhan Guru Ikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital; Pemateri dari KCD Dikbud Sulsel, Kadis Dikbud Enrekang, dan Akademisi UNM

Sunday, August 2, 2026


Enrekang, Warta Global.id — Sekitar 50 guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Enrekang mengikuti Workshop Administrasi Sekolah Digital yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Minggu (2/8/2026).

Workshop ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Makassar (UNM) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Enrekang. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguatan kapasitas guru dalam menghadapi transformasi digital di bidang administrasi pendidikan.

Workshop dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Enrekang, Gaswan, yang hadir mewakili Bupati Enrekang. Turut hadir sebagai narasumber Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Sulawesi Selatan, Tien Suharti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang sekaligus Ketua PGRI Enrekang, Erik, serta Dosen Administrasi Pendidikan UNM, Ahlun Ansar.

Dalam sambutannya, Gaswan menegaskan bahwa kemampuan memanfaatkan teknologi digital telah menjadi kebutuhan di tengah perkembangan big data dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Menurutnya, guru tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga mampu mengelola informasi, data, dan administrasi secara efektif sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, memaparkan bahwa digitalisasi administrasi sekolah bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan dalam tata kelola pendidikan modern. Hampir seluruh layanan administrasi pendidikan saat ini bertumpu pada data digital, mulai dari perencanaan, penganggaran, pendataan peserta didik, pemetaan mutu pendidikan, hingga evaluasi program.

Ia menjelaskan, data digital yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pendidikan. Keputusan yang diambil pemerintah akan semakin tepat sasaran apabila didasarkan pada data yang valid, mutakhir, dan mudah diakses. Selain itu, sistem administrasi digital juga mendukung terwujudnya prinsip good governance melalui tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, efisien, dan mudah ditelusuri.

Menurut Erik, penerapan administrasi digital juga memberikan manfaat langsung bagi sekolah dan guru. Pekerjaan administrasi menjadi lebih cepat, dokumen lebih mudah disimpan dan dicari kembali, risiko kehilangan arsip dapat diminimalkan, serta kolaborasi antarunit kerja menjadi lebih efektif. Di sisi lain, penggunaan dokumen digital turut mendukung gerakan ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas (paperless).

Dalam kesempatan tersebut, Erik juga memberikan apresiasi kepada para operator sekolah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menyiapkan dan mengelola data pendidikan. Menurutnya, peran operator sekolah sangat substansial karena kualitas data yang mereka hasilkan menjadi dasar berbagai layanan, program, hingga kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.

Kepala KCD Pendidikan Wilayah X Sulawesi Selatan, Tien Suharti, menekankan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan harus diikuti dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu beradaptasi dengan berbagai platform digital serta mengelola administrasi sekolah secara profesional, tertib, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Senada dengan itu, Dosen Administrasi Pendidikan UNM, Ahlun Ansar, menjelaskan bahwa administrasi pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung mutu penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memperkuat proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi program sekolah secara berkelanjutan.

Melalui workshop ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep administrasi sekolah digital, pengelolaan data pendidikan, serta praktik-praktik administrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan, penguatan kapasitas tersebut dapat mendukung terwujudnya tata kelola sekolah yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan di Kabupaten Enrekang.

KALI DIBACA

No comments:

Post a Comment

Pendaftaran Jurnalis